PROFIL

Histori

Bumikita Makmur adalah sebuah badan usaha berbentuk CV yang berdiri pada 3 Mei 2002. Pada awal berdirinya CV. BKM bekerjasama dengan vendor mesin-mesin pertanian dari Korea Selatan yaitu Dong Yang Machinery sebagai dealer pemasaran di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Dimana usaha ini telah eksis 3 tahun sebelum CV. BKM didirikan.

Di tahun-tahun tersebut belum pulihnya perekonomian di tanah air belum sepenuhnya pulih paska krisis moneter, serta belum stabilnya kondisi politik di awal masa transisi, merupakan faktor utama tidak berkembangnya market.

Pada tahun 2004, BKM beralih bidang menjadi distributor sarana pertanian dan menjadi rekanan di proyek-proyek pengadaan sarana pemerintah baik di dinas pertanian maupun swasta. Pada kurun waktu tersebut BKM juga mengambil bagian dalam pendampingan pertanian sebagai technical advisor dan konsultan di tingkat Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta melakukan observasi dan riset mandiri sebagai persiapan untuk memproduksi sendiri produk-produk sarana pertanian yang sesuai dengan perkembangan agroklimat saat itu.

Kedekatan kami dengan para petani menyibak fakta betapa pertanian itu sangat dinamis, fluktuatif, dan belum sepenuhnya bersifat komersial bagi para pelakunya. Pelaku pertanian (petani) masih dihadapkan pada berbagai metode, teknis, produk serta pola yang seringkali membingungkan, serta terkadang konservatif dan biaya tinggi. Ada banyak pilihan bagi pelaku pertanian, namun dari banyak pilihan ini semestinya ada kombinasi yang tepat agar menghasilkan efisiensi, efektivitas dan profitabilitas dalam usaha yang digeluti.


Visi

  • Indonesia sebagai negara yang berdaulat pangan dengan pertanian yang maju didukung pelaku-pelaku yang berkompeten dan profesional.
  • Menjadi suatu badan usaha yang inovatif, berkelanjutan, edukatif dan dipercaya sebagai salah satu rujukan penting di dalam sektor pertanian.

Misi

  • Mengambil peran signifikan dan aktif dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Indonesia bersama-sama dengan pemerintah dan non pemerintah.
  • Memotivasi pelaku budidaya pertanian untuk memposisikan diri sebagai pelaku usaha komersial dan profesional.
  • Menyediakan dan menyampaikan informasi-informasi tentang teknologi, teknis, problem solving, bagi para pelaku usaha pertanian khususnya di ranah on-farm.
  • Memberikan inspirasi tentang pertanian yang kreatif, efisien, efektif, sustainable serta profitable bagi para pelakunya.
  • Memberikan rekomendasi / rujukan sarana pertanian yang berkualitas untuk meningkatkan efisien, efektivitas dan nilai tambah terhadap proses budidaya dan hasil pertanian.