Fungsi dan Aplikasi Adjuvant dalam Pertanian


Widodo Dripp

Kamis,15 November 2018

Fungsi dan Aplikasi Adjuvant dalam Pertanian

Penggunaan adjuvan / surfaktan sebagai pendukung aplikasi pestisida saat ini cukup populer di kalangan petani. Di pasaran dikenal sebagai bahan perekat, perata pembasah atau penembus. Upaya pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan aplikasi pestisida hingga saat ini masih banyak menemui hambatan. Tak jarang ditemui petani yang mengeluhkan seolah-olah pestisida kurang efektif dalam membasmi hama dan mengendalikan penyakit, sehingga berbagai cara ditempuh misalnya dengan meningkatkan dosis pemakaian, atau mencampurnya dengan bahan aktif lain. Efikasi pestisida terhadap organisme pengganggu tanaman (hama dan organisme penyebab penyakit tanaman) tidak hanya ditentukan oleh ketepatan jenis bahan aktif, dosis, kompatibilitas pencampuran lebih dari satu bahan aktif, kalibrasi alat semprot dan kualitas pestisida saja, tetapi juga yang tak kalah penting adalah faktor cuaca, tingkat resistensi OPT sasaran, karakteristik tanaman sasaran, dan sifat alami air sebagai pengencer dan pembawa pestisida.